Apakah Cocok Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini??
Oleh : Annisa Maulina
Periode paling sensitif terhadap bahasa dalam kehidupan seseorang adalah antara umur dua sampai tujuh tahun. Segala macam aspek dalam berbahasa harus diperkenalkan kepada anak sebelum masa sensitif ini berakhir. Pada periode sensitif ini sangat penting diperkenalkan cara berbahasa yang baik dan benar, karena keahlian ini sangat berguna untuk berkomunikasi dengan lingkungannya (Maria Montessori,1991).
Keberhasilan proses pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain :
1. Guru yang berkualitas, guru yang dapat menghidupkan proses kegiatan belajar mengajar.
2. Sumber dan fasilitas pembelajaran yang memadai dan memenuhi syarat (adekuat).
3. Kurikulum yang baik, sederhana, dan menarik (atraktif).
Di sisi lain perlu dipahami bahwa usia dini adalah usia bermain. Setiap anak adalah pribadi yang unik dan dunia bermain merupakan kegiatan yang serius namun mengasyikan bagi mereka. Maka pendekatan yang tepat perlu diciptakan oleh seorang pendidik agar proses pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik dan menyenangkan tanpa meninggalkan kaidah-kaidah bahasa yang benar.
Pendekatan yang digunakan hendaknya sejalan dengan tujuan pengenalan bahasa pada umumnya. Tujuan tersebut ialah supaya anak dapat memahami cara berbahasa yang baik dan benar, berani mengungkapkan ide atau pendapatnya dan dapat berkomunikasi dengan lingkungannya. Dalam pembelajaran bahasa Inggris banyak metode dan teknik yang dapat digunakan, diantaranya melalui:
b. Role Play (Bermain Peran)
c. Art and Crafts (Seni dan Kerajinan Tangan)
d. Games (Permainan)
e. Show and Tell, Rhymes and Movement (Gerak dan irama)
Sumber :
Montessori, Dr. Maria. (1991). The discovery of the Child. New York: Ballatine Books
Posting Komentar