Bilingual pada anak? ya atau tidak?
Jika bunda masih bertanya tanya "apakah saya boleh mengajarkan bahasa kedua (bahasa asing) pada anak usia dini?" maka jawabannya "Ya."
oleh : Tutut Puspita Sari
Bilingualis (2 bahasa)membantu pembelajaran anak karena mendukung perkembangan otak. Ini akan membantu anak-anak bilingual berprestasi di sekolah. Mereka dapat mempelajari bahasa lain dengan lebih mudah dan memiliki lebih banyak kesempatan kerja di masa depan. Mereka dapat berkomunikasi dengan lebih banyak orang di komunitas mereka dan di luar negeri dan memahami budaya yang berbeda.
Apakah anak-anak bilingual mulai berbicara lebih lambat daripada anak-anak yang berbicara hanya satu bahasa?
Tidak. Tetapi beberapa anak, baik bilingual atau monolingual (berbicara hanya satu bahasa), belajar berbicara lebih lambat dari yang lain.
Jika bunda sering mendengar bahwa penggunaan 2 bahasa atau lebih pada dapat membuat anak kesulitan berbicara atau yang sering kira kenal speech delay itu MITOS ya bunda. Faktanya pada usia 0-10 bulan adalah usia dimana jaringan otak pada manusia paling berkembang.
King and Fogle menjelaskan So you might have a couple of (nosy) mates tell you that you’re ‘confusing’ a child by teaching them two languages. And others think that learning a second language early in life when they are learning to speak will hold up their development in another. If so, tell them that both of these things are myths.
-Anda mungkin memiliki beberapa teman (usil) yang memberi tahu Anda bahwa Anda 'membingungkan' seorang anak dengan mengajari mereka dua bahasa. Dan yang lain berpikir bahwa mempelajari bahasa kedua di awal kehidupan ketika mereka belajar berbicara akan menghambat perkembangan mereka di kehidupan lain. Jika demikian, beri tahu mereka bahwa kedua hal tersebut hanyalah mitos
(King dan Fogle, 2006).
Bunda bisa mengajarkaan banyak hal kepada anak pada usia ini, termasuk penggunaan bilingual atau multilingual .
Anda bisa mulai membesarkan anak bilingual sejak lahir
Tidak ada alasan mengapa Bunda atau Ayah dan anggota keluarga lainnya tidak dapat berbicara dua bahasa kepada anak bunda sejak lahir (Lowry, 2015). Jadi jangan ragu untuk memulai.
Anak-anak menyerap bahasa paling baik ketika mereka berusia antara lahir dan tiga tahun dan menjadi bilingual adalah keterampilan hidup yang hebat untuk dimiliki. Jadi, jika Bunda berencana agar anak Bunda tumbuh dalam dua bahasa, lakukanlah dengan berbicara kepada mereka dalam kedua bahasa segera setelah mereka lahir (King dan Fogle, 2006).
Haruskah orang tua menggunakan bahasa ibu mereka di rumah?
Ya. Jika anak-anak mengetahui bahasa pertama mereka dengan baik, itu akan membantu mereka untuk belajar bahasa Inggris juga.
Bukankah lebih baik bagi orang tua untuk berbicara bahasa Inggris saja?
Tidak. Penting bagi orang tua untuk menggunakan bahasa yang paling mereka kuasai dan paling nyaman bagi mereka. Inilah cara mereka dapat membantu anak-anak mengembangkan bahasa, berbicara tentang ide, dan belajar tentang dunia. Seorang anak yang menggunakan bahasa ibu dengan baik akan lebih mungkin mengembangkan bahasa Inggris dengan baik.
Jika seorang anak tumbuh dengan dua bahasa dan terkadang mereka mencampuradukkannya, apakah mereka bingung?
Anak-anak akan menggunakan kata-kata yang mereka tahu daripada tidak mengatakan apa-apa. Misalnya, jika seorang anak mengetahui kata 'es krim' dalam satu bahasa dan bukan bahasa lainnya, mereka akan menggunakan kata tersebut dalam bahasa yang mereka kenal. Tenang ya bunda Anak tidak akan bingung. Mereka hanya memanfaatkan bahasa yang mereka miliki.
Bagaimana dengan anak-anak yang memiliki masalah bicara dan menemui terapis bicara?
Tidak ada bukti bahwa bilingualisme akan mempersulit anak-anak dengan masalah bicara untuk mengembangkan kemampuan berbicara. Jika keluarga berhenti berbicara bahasa mereka kepada seorang anak yang sudah memiliki masalah bicara, ada kemungkinan anak tersebut akan menjadi semakin terisolasi dan tidak dapat berbicara.
.jpeg)

Posting Komentar