Membangun Kedekatan Emosional pada Anak


Oleh:Afifah Afidati



Anak adalah amanah bagi setiap orang tua, dan menjadi tanggung jawab sepenuhnya bagu guru selama di sekolah.Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban bagi keduanya untuk mendidik anak tumbuh menjadi pribadi yang sholih dan tumbuh dengan sebaik-baiknya.


Namun seringkali kita dapati orang tua yang mengeluhkan sulitnya menjalin kedekatan pada anak.

Ikatan emosi antara orang tua dengan anak maupun guru dengan murid tidak terjadi dengan sendirinya, tanpa ada pendekatan yang dilakukan.


Salah satu psikolog keluarga, Ajeng Raviando,Psi mengatakan, "ada berbagai cara menumbuhkan ikatan emosional antara orangtua dengan anak dalam kehidupan sehari-hari,misalnya dengan melakukan The power of Touch and Hugs, yang mana kekuatan sentuhan dan pelukan telah terbukti ampuh dalam menjalin ikatan emosional."


Ayah_bunda ketahuilah, aktifitas tersebut memiliki dampak positif yang sangat besar.

Dengan sentuhan lembut anak memahami bahwa dirinya dicitai.Dengan sebuah pelukan anka belajar menyayangi.

Para peneliti telah menemukan sesuatu yang fantastik dibalik arti sebuah pelukan.

"Saat pelukan berlangsung selama 20 detik,maka ada pengaruh terapeutik pada tubuh dan pikiran." (Grewen AI.2003) 

Pelukan mengikat antara hati satu dengan yang lainnya.Karena hati letaknya di dada,maka saat berpelukan sati saling bertaut.

Sebuah pelukan yang tulus tentunya akan menghasilkan harmoni.Pelukan juga mempromosikan perasaan puas,mengurangi kecemasan,bahkan menghilangkan stress.


Selanjutnya,untuk  membangun kedekatan emosi, ayah bunda dapat menerapkan cara The Power of Communication.

Ayah bunda bisa membiasakan memulai percakapan terkait kegiatan di sekolah, teman di kelas, perasaan hari ini, serta problem yang didapat.

Komunikasi yang efektif merupakan aspek penting dalam segala lini.Komunikasi yang baik juga dapat mendekatkan hubungan antar anak dan orang tua.Dengan komunikasi dapat melatih anak untuk membangun hubungan, meelatih anak mengolah emosi, serta melatih kecerdasan bahasa.


Langkah-langkah yang dilakukan orang tua maupun guru untuk membangun kedekatan emosional dengan anak harus dijadikan sebuah kebiasaan.Kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan akan tertanam otomatis pada ingatan.

Posting Komentar